FAKTOR-FAKTOR PERILAKU PERUNDUNGAN PADA PELAJAR USIA REMAJA DI JAKARTA

Wenny Theodore, Shanty Sudarji

Abstract


Perundungan pada pelajar merupakan masalah yang marak terjadi di Jakarta. Perundungan ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola asuh, sekolah, harga diri dan norma kelompok. Untuk mencegah perilaku perundungan yang terjadi, pelajar perlu diberikan interevensi dari berbagai pihak berdasarkan pada faktor yang mempengaruhi perilaku perundungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan mempengaruhi pelajar usia remaja dalam melakukan perilaku perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah wawancara dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan meliputi koding, organisasi data, analisis tematik, tahapan interpretasi dan mengetahui keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi sumber untuk pengujian terhadap dugaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor pola asuh, sekolah, harga diri dan norma kelompok pada WA, J dan NC. Perilaku perundungan yang dilakukan AE disebabkan oleh faktor pola asuh, sekolah dan norma kelompok. Sedangkan perilaku perundungan yang dilakukan AJ disebabkan oleh faktor pola asuh dan norma kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, diketahui bahwa faktor pola asuh, sekolah, harga diri dan norma kelompok dapat menyebabkan pelajar melakukan perilaku perundungan. Kemudian, terdapat kaitan antara faktor pola asuh, sekolah dan norma kelompok.


Keywords


pelajar; perundungan; remaja

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Collin, C. (2012). The psychology book. New York: DK Publishing.

Fischer. (2013). Bullies, victims and bully-victims impact on health profile. Sociedade & Culturas, 38, 53-75.

Fitria & Auli, R. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku bullying. Idea Nursing Journal, 7(3), 9-17.

Gulo. (2010). Metodologi penelitian. Jakarta: Grasindo.

Jackson, A.Y. (2012). Thinking with theory in qualitative research. New York: British Library Cataloguing.

Junita. (2017). Kondisi emosi pelaku bullying (studi kasus pada siswa kelas VIII di SMP DIPONEGORO 1 Jakarta). Jurnal UNJ, 57-63.

Kustanti, E. R. (2017). Kelekatan, harga diri dan penyesuaian pada korban perundungan. Jurnal Psikologi, 16(2), 113-121.

Lestari, W. S. (2016). Analisis faktor-faktor penyebab bullying di kalangan peserta didik. SOCIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3(2), 147-157.

Letendre, J. (2016). Teacher and staff voices: Implementation of a positive behavior bullying prevention program in an urban school. Children & Schools, 38(4), 235-243.

Moleong, L.J. (2010). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mufrihah, A. (2016). Perundungan reaktif di sekolah dasar dan intervensi berbasis nuansa sekolah. Jurnal Psikologi, 43(2), 135-153.

O’Connell, J. (2003). Bullying at school. California: Department of Education.

Papalia, D.E. & Feldman, R.D. (2012). Experience human development. New York: McGraw-Hill.

Poerwandari, E.K. (2011). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia. Indonesia: LPSP3 UI.

Prastiya, E.C. (2015). Penerimaan diri siswa sekolah menengah pertama Bukit Sion Jakarta Barat. Jurnal Psiko-Edukasi, 16, 35-47.

Rahmawati. (2016). Pengaruh penggunaan teknik menggambar untuk mengurangi kecemasan sosial terhadap korban cyberbullying (studi kuasi eksperimen terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri 259 Jakarta Timur). Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 20-26.

Rahmawati, S.W. (2016). Peran iklim sekolah terhadap perundungan. Jurnal Psikologi, 43(2), 167-180.

Santrock, J.W. (2007). Adolescence (11th ed.). The McGraw-Hill.

Sari, R.N. & Agung, I.M. (2015). Pemaafan dan kecenderungan perilaku bullying pada siswa korban bullying. Jurnal Psikologi, 11(1), 32-36.

Sarwono, S.W. (2013). Psikologi remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Schaffer, H.R. (2012). Key concepts in developmental psychology. London: SAGE Publications.

Swearer, S.M. & Hymel, S. (2015). Understanding the psychology of bullying moving toward a social-ecological diathesis-stress model. American Psychologist Association, 70(4), 344-353.

Usman, I. (2013). Kepribadian, komunikasi, kelompok teman sebaya, iklim sekolah dan perilaku bullying. Humanitas, 10(1), 49-60.




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/psibernetika.v12i2.1745

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License