Reorienting Cindo Gen Z’s Visual Identity: Recontextualization Strategies of Chinese-Nusantara Culture

Yongkie Angkawijaya

Abstract


Amidst the rise of local cultures among Generation Z in Indonesia, the Chinese-Indonesian (Cindo) group is still experiencing stagnation, facing a crisis of identity and tradition. This problem is very complex, starting from the political repression and terror carried out by the New Order regime against all forms of oriental culture, which resulted in the severance of cultural transmission between generations among the Cindo (intergenerational gap), and is now exacerbated by the massive onslaught of global pop culture through the internet. Generation Z Cindo lacks an understanding of the meaning, philosophy, and traditions of their ancestors, so these things become mere formal routines or aesthetics without depth. This qualitative study aims to analyze the transformation of the symbolic meaning of Chinese-Nusantara culture and recontextualize it to make it relevant for Cindo Generation Z. With a systematic review of the literature on 20 scientific articles, this study analyzes and maps four main findings, namely (1) The history of Chinese-Nusantara cultural acculturation, which resulted in (2) The richness of Oriental visual motifs in Indonesia (Liong, Fenghuang, Mega Mendung, Peony, Tou Kung, etc.), the process of desemantization and inculturation of its spiritual and supernatural elements, (3) The pragmatic views of Cindo Generation Z, and (4) The role of Visual Communication Design as a postmodern visual narrative medium as a digital interactive communication that is more suitable for Generation Z than conventional indoctrination efforts. The result of this study is a strategic framework based on hybrid narratives to revitalize the cultural identity of Cindo Generation Z in a sustainable manner.


Keywords


Generation Z Cindo; Peranakan; Tionghoa-Indonesia; Visual Aculturation

Full Text:

PDF

References


Christian, S. A. (2017). Identitas Budaya Orang Tionghoa Indonesia. Jurnal Cakrawala Mandarin Asosiasi Program Studi Mandairn Indonesia, 1(1), 11–22. http://sp2010.bps.go.id/files/ebook/kewarganegaraan%20penduduk%20indonesia/index.html?pageNumber=18

Andri, & Susilo, G. (2025). Pusat Pengembangan Budaya Tionghoa untuk Meningkatkan Minat Mempelajarinya Pada Remaja dan Dewasa Muda. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 17244–17257.

Angkawijaya, Y., & Agustina, I. A. (2019). Budaya Tionghoa pada Ragam Gambar Motif Batik Jawa-Madura. Jurnal Teknologi Dan Terapan Bisnis (JTTB), 2(1), 130–133.

Apdelmi, Mahfud, & Sutrisni, E. (2022). Dari Asing Menuju Using: Tinjauan Historis Keberadaan dan Dinamika Identitas Etnis Tionghoa di Banyuwangi. Jurnal Sangkala, 1(1), 62–84. www.jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/jurnalsangkala/

Aprillia, A. D., & Etsusani, E. (2023). Pengaruh Migrasi Tionghoa Muslim terhadap Akulturasi Budaya dan Pembangunan Masjid Cheng Ho Surabaya. Keraton:Journal of History Education and Culture, 5(1), 33–38. https://doi.org/10.32585/keraton.v1i1.xxx

Perdana, M., & Rudiansyah. (2021). Pengaruh Bahasa Tionghoa Terhadap Bahasa Sehari-hari. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 11(3). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/index

Charisty, T. E., & Wijaya, L. (2016). Faktor yang Mempengaruhi Ketidak-tertarikan Mahasiswa Etnis Tionghoa Universitas Kristen Petra Surabaya dalam Mempelajari Bahasa Tionghoa. HOA: Student Journal Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra.

Delpa, & Asmul, A. (2025). Identitas Budaya dan Komunikasi Lintas Budaya antara Orang Tionghoa Totok dengan Peranakan di Kota Padang. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12), 956–962. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.16616678

Dewi, N. M. E. N., Rahayu, N. N. S., Suari, P. D. P., & Haryasih, M. D. (2025). Representasi Budaya Cina dalam Interior Restoran sebagai Strategi dalam Membangun Identitas Kuliner. Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (SENADA), 8, 336–348. http://senada.idbbali.ac.id

Ferlando, E., & Agustono, R. (2018). Eksistensi Etnis Tionghoa dalam Bidang Sosial dan Budaya di Indonesia Tahun 1966-2016. Jurnal Swarnadwipa, 2(3), 222–230.

Harbyantinna, A. L. D., Raudhoh, R. S., & Andrianawati, A. (2022). Ragam Hias Gaya Tionghoa sebagai Indentitas Bangunan Candra Naya. Waca Cipta Ruang, 8(1), 23–27. https://doi.org/10.34010/wcr.v8i1.6407

Huang, S. (2026, May 8). Ketionghoaan dalam Bingkai Budaya Indonesia. Forum Sinologi Indonesia. https://www.forumsinologi.id/opinion/ketionghoaan-dalam-bingkai-budaya-indonesia](https://www.forumsinologi.id/opinion/ketionghoaan-dalam-bingkai-budaya-indonesia

Kosasih, R. I., Haryono, T., & Nugraha, W. (2020). Perubahan Fungsi pada Ornamen Tionghoa Gereja Santa Maria De Fatima Jakarta. Jurnal Kajian Seni, 6(1), 38. https://doi.org/10.22146/jksks.52230

Kristina, & Sari, W. P. (2026). Adaptasi Kultural dalam Mempertahankan Identitas Etnis Tionghoa. Koneksi, (2), 489–498.

Kwartanada, Di. (2017). Bangsawan Prampoewan: Enlightened Peranakan Chinese Women from Early Twentieth Century Java. Wacana, 18(2), 422–454. https://doi.org/10.17510/wacana.v18i2.591

Lestari, A. D., & Yulianita, N. (2025). Gap Generation: Differences in Perspectives and Communication Styles Gap Generation: Perbedaan Perspektif dan Gaya Komunikasi. Jurnal Komunikatio, 11(1), 47–54.

Putri, M. Y., & Paramita, S. (2023). Makna Festival Dongzhi bagi Generasi Z Tionghoa di SMA Ananda Bekasi. Koneksi, 7(1), 75–81.

Thung, J. L. (2012). Heterogenitas Orang Keturunan Cina (Tionghoa) di Indonesia Dalam Perspektif Sosial-Budaya. Paradigma, Jurnal Kajian Budaya, 3(1), 42–53. https://doi.org/10.17510/paradigma.v3i1.32

Vatin, N. D. (2023). Apa yang Menjadikan Remaja Indonesia Bangga Terhadap Bangsanya? Jurnal Ilmu Perilaku, 7(1), 1–23. https://jip.fk.unand.ac.id

Wahyuni, N., Canta, D. S., Setyaningsih, E., & Hermawansyah, A. (2025). Sosialisasi Gerakan Melestarikan Budaya Lokal terhadap Generasi Z dan Alpha dalam Menjaga Bahasa Daerah dan Makanan Tradisional. MAJU: Indonesian Journal of Community Empowerment, 2(6), 934–939. https://doi.org/https://doi.org/10.62335




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/.v9i2.10571

Refbacks

  • There are currently no refbacks.