Stereotip Penderita Skizofrenia Dalam Film Joker

Ellyda A.Kun Kharisma, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali

Abstract


Media massa dapat berperan dalam menguatkan stereotip penderita skizofrenia pada masyarakat, salah satunya melalui film. Joker adalah film yang menceritakan hidup Arthur mengalami gangguan mental skizorenia. Skizofrenia adalah sebuah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi dan perubahan perilaku, juga kerap mendapatkan perilaku tidak adil dari orang disekitarnya dan memicunya melakukan kejahatan. Stereotip terhadap seseorang dapat diberikan melalui mitos yang melekat terhadap kelompok pada seseorang tersebut bergabung, penderita skizofrenia mendapatkan stereotip berdasarkan mitos skizofrenia yang telah dipercaya oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan streotip penderita skizofrenia yang digambarkan dalam film Joker. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos mengenai penderita skizofrenia masih banyak ditunjukkan dalam film Joker. Mitos yang terus ditunjukkan dalam media salah satunya film, membuat stereotip penderita skizofrenia menjadi semakin melekat. Stereotip penderita skizofrenia dalam film Joker adalah negatif. Stereotip yang ditunjukkan dibagi menjadi dua yaitu penyebab dan dampaknya. Pertama, dari sisi penyebabnya yang ditunjukkan dalam film adalah kekerasan dan rasa benci yang dialami pada masa kecil akan menimbulkan sifat asosial dan benci pada semua orang, sehingga streteotip yang didapat adalah penderita skizofrenia disebabkan oleh kekerasan orang tua. Kedua, dari sisi dampak yang ditunjukkan dalam film antara lain Arthur dianggap bodoh dan berperilaku aneh sehingga stereotip yang didapat penderita skizofrenia tidak mampu memiliki kehidupan dan pekerjaan.


Full Text:

PDF

References


Aldam, S.F.S. & Wardani I.Y. (2019). Efektifitas Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Jiwa Generalis pada Pasien Skizofrenia dalam Menurunkan Gejala Halusinasi. Jurnal Keperawatan Jiwa |, 7(2), 165-172

Johari, Arief. (2016). Representasi Mitos dan Makna pada Visual Lambang Daerah. Ritme Jurnal Seni dan Desain |, 2(1), 33-50

Lustyantie, N. (2012, December). Pendekatan Semiotik Model Roland Barthes dalam Karya Sastra Prancis. In Seminar Nasional FIB UI (pp. 1-15).

Martiana, A. Wardhana, A. & Pratiwi, PH. (2017). Merokok sebagai Simbol Interaksi bagi Perokok Perempuan Urban. Informasi Kajian Ilmu Komunikasi |, 47(1), 109-120

Maslim, R. (2013). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas dari PPDGJ-III dan DSM 5. Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unika Atma Jaya, PT Nuh Jaya.

Mudrajad, K. (2013). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga

Moss, Rachel. (2017). This Is What It’s Like to Hear Voices When You Have Schizophrenia.https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/video-reveals-what-its-like-to-hear-voices-when-you-haveschizophrenia_uk_59bf7909e4b086432b083a7e?guccounter=1 (diakses pada 4 Mei 2020)

Notosoedirdjo, M & Latipun. (2014). Kesehatan Mental Konsep dan Penerapan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Prasetya, AB. (2012). Penonjolan Tokoh Antagonis dalam Film The Dark Knight (Studi Semiotik Tokoh Joker dalam Film The Dark Knight). Jurnal Ilmiah Komunikasi |, 2(2), 72-79

Rahmawati, W. & Sugiantoro, HA. (2019). Pola Jaringan Komunikasi Layanan Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas Korban Erupsi Gunungapi Merapi. Channel Jurnal Komunikasi |, 7(2), 97-104

Syahputra, BR. (2019). Pertanggungjawaban Pidana Atas Kepemilikan Senjata Api Tanpa Ijin Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia. Jurist-Diction |, 2(6), 2007-2023

Supriyanto, RM. (2017). Analisis Film Get Married (studi analisis isi gambar dan teks). Jurnal Online Kinesik |, 4(2), 93-110

Tunggali, AP. (2013). Stereotip perempuan Sunda dalam Film Indonesia. https://adoc.tips/stereotip-perempuan-sunda-dalam-film-indonesia.html. (Diakses pada 20 Mei 2020)

Yuliantini, Y & Putra, AW. (2017). Semiotika dalam Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere Liye. Jurnal Literasi |, 1(2), 65-72

Zahnia, S & Sumekar, D.W. (2016). Kajian Epidemiologi Skizofrenia. Jurnal Kedokteran Unila |, 5(5), 160-166

http://m.imdb.com/shutterisland (diakses pada 23 Oktober 2019).

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20200210112119-33-136571/si-joker-joaquin-phoenix-jadi-aktor-terbaik-oscar-2020 (diakses pada 3 September 2020)




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/s:jk.v15i1.2589

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.