MAKNA ZONA MERAH COVID 19 DI DKI JAKARTA (STUDI SEMIOTIKA CHARLES SANDER PEIRCE BERITA KOMPAS.COM)

Pitoyo Ismail, Edy Prihantoro, Noviawan Rasyid Ohorella

Abstract


Pandemi Covid 19 yang melanda dunia menjadi perhatian semua kepala negara termasuk pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia dengan sigap melakukan tindakan preventif untuk menghindarkan semua warganya agar tidak terjangkit wabah Covid 19. Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI) sebagai pusat kegiatan pemerintahan dan bisnis melakukan langkah-langkah pencegahan agar Jakarta tidak menjadi episentrum penyebaran Covid 19. Jakarta dengan jumlah penduduk 10,57 juta jiwa menurut data Badan Pusat Stastik (BPS) di bawah pimpinan Gubernur Anies Rashid Baswedan melakukan langkah preventif dengan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB ini diterapkan agar zona merah Covid 19 tidak meluas ke seluruh wilayah DKI dan juga tidak menyebar ke tempat lainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa makna zona merah Covid 19 di pemberitaan kompas.com. Kata zona merah Covid 19 yang disampaikan Gubernur DKI yang dimuat di kompas.com ini dikaji dengan menggunakan studi pemaknaan semiotika Charles Sanders Peirce. Menurut Peirce tanda-tanda berkaitan dengan objek-objek yang menyerupainya, keberadaannya memiliki hubungan sebab akibat dengan tanda-tanda atau karena ikatan konvensional dengan tanda-tanda tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat kurang jelasnya dalam pemaknaan tentang zona merah Covid 19 oleh pemerintah DKI yang dimuat di kompas.com. Penelitian ini juga memberikan saran pada pemerintah dalam berkomunikasi di media online dalam memberikan makna zona merah Covid 19.


Keywords


semiotika, covid 19, gubernur DKI, kompas.com

Full Text:

PDF

References


Ardianto, Elvinaro, Lukiati Kumala, Siti Karlinah, 2007, Komunikasi Massa, Suatu Pengantar, Simbiosa Rekatama Media, Bandung.

Asa Burber, Arthur, 2015, Pengantar Semiotika, Tanda-tanda dalam kebudayaan kontemporer, Tiara Wacana, Yogyakarta.

Danesi, Marcel, 2012, Pesan, Tanda dan Makna, buku teks menegani semiotika dan teori komunikasi, Jalasutra, Yogyakarta.

Fiske, John, 2010, Cultural and Communication Studies, sebuah pengantar paling komprehensif, Jalasutra, Yogyakarta.

Hoed, Benny H, 2014, Semiotik & Dinamika Sosial Budaya, Komunitas Bambu, Depok, Jawa Barat.

Laksmi, 2012, Interaksi, Interpretasi dan Makna, Pengantar Analisis Mikro untuk Penelitian di Bidang Ilmu Informasi dan Ilmu terapan lainnya, Karya Putra Darwati, Bandung

Littlejohn, Stephen W, Karen A Foss, 2009, Teori Komunikasi, Theories of Human Communication, Salemba Humanika, Jakarta.

Mulyana, Dedy dan Salatun, 2008, Metode Penelitian Komunikasi, Contoh-contoh penelitian kualitatif dengan pendekatan praktis, Rosda Karya, Bandung.

Oetama, Jakob, 2004, Pers Indonesia, berkomunikasi dalam masyarakat tidak tulus, Penerbit Buku Kompas, Jakarta.

Ricoueur, Paul, 2014, Teori Interpretasi, membelah makna dalam anatomi teks, IrChisod, Yogyakarta.

Thwaties, Tony, Llyods Davis, Warwick Mules, 2009, Introducing Cultural And Media Studies, sebuah pendekatan semiotika, Jalasutra, Yogyakarta.

Media Online

https://www.who.int/data/gho diunduh pada 3 Juli 2020 pukul 13.00 wib

https://nasional.kompas.com/read/2020/03/03/06314981/fakta-lengkap-kasus-pertama-virus-corona-di-indonesia?page=all diunduh pada 3 Juli 2020 pukul 13.10 wib.

https://nasional.kompas.com/read/2020/05/30/17053411/gugus-tugas-petakan-risiko-penyebaran-covid-19-jadi-zona-hijau-kuning-oranye. diunduh pada 3 Juli 2020 pukul 13.50 wib.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/10/11463731/update-10-april-pasien-positif-covid-19-di-jakarta-tembus-1719-orang

http://statistik.jakarta.go.id/pelaporan-kematian-periode-januari-desember-2019-dan-januari-april-2020-di-provinsi-dki-jakarta/




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/s:jk.v15i1.2513

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.