ARI PLATFORM KE KOMUNITAS: ETNOGRAFI TRANSFORMASI RELASI SOSIAL DALAM KOMUNITAS SQUASH DI JAKARTA

Purnama Ayu Rizky

Abstract


Perkembangan platform digital telah mengubah cara individu membangun koneksi sosial, termasuk dalam konteks aktivitas olahraga rekreasional. Penelitian ini mengkaji pembentukan, perkembangan, dan perluasan relasi sosial dalam komunitas squash Squasoy di Jakarta yang dimediasi oleh platform digital Reclub. Olahraga squash dipilih karena merupakan olahraga niche yang memiliki jumlah pemain dan fasilitas relatif terbatas sehingga menciptakan ketergantungan yang tinggi terhadap jejaring sosial dan koordinasi komunitas. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana relasi yang pada awalnya terbentuk melalui kebutuhan fungsional mencari partner bermain berkembang menjadi keterikatan sosial yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari anggota komunitas. Penelitian menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan etnografi digital. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap anggota komunitas, serta penelusuran jejak digital pada platform dan grup komunikasi komunitas. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Interaction Ritual Chains dari Randall Collins yang dipadukan dengan konsep Community of Practice dari Etienne Wenger, Third Place dari Ray Oldenburg, serta perspektif Social World dalam etnografi digital dari Sarah Pink. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reclub berfungsi sebagai gerbang awal yang mempertemukan individu dengan komunitas squash. Interaksi yang berulang dalam game session menghasilkan energi emosional, rasa memiliki, dan keterikatan sosial yang mendorong keberlanjutan hubungan antaranggota. Dalam perkembangannya, komunitas Squasoy tidak hanya berfungsi sebagai wadah olahraga, tetapi juga sebagai ruang sosial informal yang memungkinkan terbentuknya praktik belajar bersama, jaringan pertemanan, dan dukungan sosial emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa relasi sosial dalam komunitas olahraga terbentuk melalui keterhubungan antara ruang digital dan ruang fisik yang saling melengkapi dalam kehidupan sehari-hari anggota komunitas.

Keywords


relasi sosial, komunitas olahraga, squash, etnografi digital, interaction ritual chains

Full Text:

PDF

References


Andersen, M. H., Ottesen, L., & Thing, L. F. (2019). The social and psychological health outcomes of team sport participation in adults: An integrative review of research. Scandinavian Journal of Public Health, 47(8), 832–850. https://doi.org/10.1177/1403494818791405

Collins, R. (2004). Interaction ritual chains. Princeton University Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE.

Heath, L., & Freestone, R. (2023). Redefining local social capital: The past, present and future of bowling clubs in Sydney. Australian Geographer, 54(2), 173–192. https://doi.org/10.1080/00049182.2022.2144257

Mehta, V., & Bosson, J. K. (2010). Third places and the social life of streets. Environment and Behavior, 42(6), 779–805. https://doi.org/10.1177/0013916509344677

Oldenburg, R. (1999). The great good place: Cafés, coffee shops, bookstores, bars, hair salons, and other hangouts at the heart of a community (2nd ed.). Marlowe & Company.

Peters, D. M. (2016). Inked: Historic African-American beach site as collective memory and group “third place” sociability on Martha’s Vineyard. Leisure Studies, 35(2), 187–199. https://doi.org/10.1080/02614367.2014.986506

Pink, S., Horst, H., Postill, J., Hjorth, L., Lewis, T., & Tacchi, J. (2016). Digital ethnography: Principles and practice. SAGE.

Wenger, E. (1998). Communities of practice: Learning, meaning, and identity. Cambridge University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/s:jk.v20i1.10050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Purnama Ayu Rizky

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Publisher

Editorial Board SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Department of Communication
Faculty of Social Science and Humanities
"UNIVERSITAS BUNDA MULIA"
Lodan Raya St No.2,  North Jakarta 14430
Phone: +62 21 692 9090 ext. 348
Email: [email protected]