GELIAT INTERAKSI SOSIAL DOKTER MASA KINI MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Apnizar Sapoetri, Sri Tunggul Pannindriya

Abstract


ABSTRACT

Social media as a means of building social interaction for doctors. However, the use of social media sometimes violates doctors' professional codes of ethics for personal gain. The purpose of this study was to determine the use of social media Instagram by doctors in conducting social interactions and determine the suitability of doctors in using social media with the code of ethics of the doctor's profession. This type of research is descriptive qualitative. The research data are primary data obtained through interviews with research sources consisting of medical ethics experts, doctors who use social media Instagram, and patients who are followers of the doctor's Instagram account. Data analysis uses interactive analysis of Miles and Huberman The conclusion of the study states that, in practice, the use of Instagram social media by doctors in building social interactions with patients/community is still contains elements of promotion, therefore, it can be declared that the use of Instagram social media is still not in accordance with the professional code of ethics of the doctor.

Keywords; Doctor; Instagram; Social Interaction; Social Media.

ABSTRAK

Media sosial sebagai sarana membangun interaksi sosial di kalangan dokter terkadang digunakan dengan cara yang menyalahi kode etik profesional dokter untuk keuntungan pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media sosial instagram oleh dokter dalam melakukan interaksi sosial dan mengetahui kesesuaian dokter dalam menggunakan media sosial dengan kode etik profesi dokter. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap narasumber penelitian yang terdiri dari ahli kode etik kedokteran, dokter pengguna media sosial Instagram, dan pasien yang menjadi pengikut akun Instagram dokter tersebut. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa penggunaan media sosial Instagram oleh dokter dalam membangun interaksi sosial dengan pasien/masyarakat luas pada praktiknya masih mengandung unsur promosi, sehingga dapat dinyatakan masih belum sesuai dengan kode etik profesi dokter.

Kata Kunci; Dokter; Instagram; Interaksi Sosial; Media Sosial.


Keywords


Doctor; Instagram; Social Interaction; Social Media

Full Text:

PDF

References


Baker, M. (2001). Families, Labour and Love. Vancouver, British Columbia: The University of British Columbia.

Baruah, T.D. (2012). Effectiveness of social media as a tool of communication and its potential for technology enabled connections: a micro level study. International Journal of Scientific and Research Publications, 2(5): 1-10

Bugshan, H., Hajli, N., Lin, X., Featherman, M., & Cohen, I. (2014). Social media for developing health services. Qualitative Market Research, 17(3), 283–296. https://doi.org/10.1108/QMR-07-2013-0048

Dian, W., Arsyad, M., & Sarpin. (2019). Interaksi sosial antara dokter, perawat, dan pasien dalam pelayanan kesehatan rumah sakit umum daerah Kota Kendari. Neo Societal, 4(1): 684-690.

Doni, F.R. (2017). Perilaku penggunaan media sosial pada kalangan remaja. IJSE, 3(2): 15-23.

Efendi, A., Astuti, P.I., & Rahayu, N.T. (2017). Analisis pengaruh penggunaan media baru terhadap pola interaksi sosial anak di kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora, 18(2): 12-24.

Fitria, E. M. (2015). Dampak Online Shop di Instagram Dalam Perubahan Gaya Hidup Konsumtif Perempuan Shopaholic di Samarinda. EJournal Ilmu Komunikasi, 1(3), 117–128.

Fitriawardhani, T. (2017). Pemanfaatan social media sebagai sarana komunikasi keluarga dalam upaya meminimalisir perilaku menyimpang pada masyarakat di Surabaya. Jurnal Cakrawala, 11(2): 181-194

Franzia, E. (2018). Personal Branding Melalui Media Sosial. Seminar Nasional Pakar Ke 1 Tahun 2018, 15–20.

Giantika, G.G. (2019). Pemanfaatan blog pribadi di instagram sebagai media komunikasi parenting (studi deskriptif kualitatif akun Instagram @annisast). Jurnal Komunikasi, 10(1): 1-9.

Haiya, N.N., Ardian, I., & Rohmawati, N. (2018). Promosi kesehatan: pendidikan kesehatan dengan metode ceramah mempengaruhi kesehatan kader posyandu tentang status gizi balita. Proceeding Unissula Nursing Conference: 96-102. Hermawan, A. (2009). Penelitian Bisnis Paradigma Kuantitatif. Jakarta: Grasindo.

Ibarra-Yruegas, B. E., Camara-Lemarroy, C. R., Loredo-Díaz, L. E., & Kawas-Valle, O. (2015). Social networks in medical practice. Medicina Universitaria, 17(67), 108–113. https://doi.org/10.1016/j.rmu.2015.01.008

Ioan, C. A.-M., Luca, F.-A., & Sasu, C. (2014). Personal Marketing of Doctors in Context of Social Networks. Management Intercultural, 2(31), 167–174.

Keller, K. (2013). Strategic Brand Magagement. England: Pearson Prentice Hall.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2014). Principles of Marketing (Global). San Francisco: Pearson Education Limited. Retrieved from www.mymktlab.com

Leonita, E., & Jalinus, N. (2018). Peran Media Sosial Dalam Upaya Promosi Kesehatan: Tinjauan Literatur. INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 18(2), 25–34. https://doi.org/10.24036/invotek.v18i2.261

Liliweri, A. (2009). Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Luca, F.-A., Ioan, C. A., & Sasu, C. (2014). Specificity of Communication Doctor – Patient, Online, Through Social Networks. Management Intercultural, XVI(31), 189–196.

Maryam, S. R., Ekasari, M. F., Rosidawati, Jubaedi, A., & Batubara, I. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika. Maulana, D. J. H. (2009). Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC.

McNally, D., & Speak, K. D. (2009). Be Your Own Brand, a Breakthrough Formula for Standing Out from the Crowd. San Francisco: Berrett-Koehler Publishers.

Modahl, M., Tompsett, L., & Moorhead, T. (2011). Doctors, Patients & Social Media. QuantiaMD. Retrieved from http://www.quantiamd.com/qqcp/social_media.pdf

Mubarak, W. I., & Chayatin, N. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Mulawarman, & Nurfitri, A. D. (2017). Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan. Buletin Psikologi, 25(1), 36–44. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.22759

Mustofa, S.E., & Hamzah, A. (2011). Online social networking: a new form of social interaction. International Journal of Social Science and Humanity, 1(2): 96-104.

Nasrullah, R. (2015). Media sosial. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Nugroho, A. P. (2016). Dokter Google: Interaksi Dokter-Pasien Di Era Teknologi Informasi. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 3(1), 16–24. https://doi.org/10.22146/jps.v3i1.23523

Patientpop. (2018). The 10 best doctor accounts on Instagram. Retrieved August 22, 2019, from https://www.patientpop.com/blog/marketing/content-social-media-marketing/bestdoctor-instagram/

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2009). Fundamental Keperawatan (7th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Prasanti, D. (2017). The Portrait of Media Health Information For Urban Community in The Digital Era. Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Komunikasi), 19(2), 149–162.

Prawiroharjo, P., & Libritany, N. (2017). Tinjauan Etika Penggunaan Media Sosial oleh Dokter. JEKI, 1(1), 13–17.

Prawiroharjo, P., & Meilia, P. D. I. (2017). Dokter Beriklan: Sebuah Tinjauan Menurut Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) Tahun 2012. Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 1(1), 13–17. https://doi.org/10.26880/jeki.v1i1.4

Prawiroharjo, P., Rozaliani, A., & Purwadianto, A. (2018). Menjaga etika kedokteran pada masa tahun politik. Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 2(1):23-30

Rahmadiana, M. (2012). Komunikasi kesehatan: sebuah tinjauan. Jurnal Psikogenesis, 1(1): 88-94

Rolls, K., Hansen, M., Jackson, D., & Elliott, D. (2016). How health care professionals use social media to create virtual communities: An integrative review. Journal of Medical Internet Research, 18(6). https://doi.org/10.2196/jmir.5312

Semiawan, C. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Grasindo.

Sisrazeni. (2017). Hubungan penggunaan media sosial dengan interaksi sosial mahasiswa jurusan bimbingan konseling tahun 2016/2017 IAIN Batusangkar. 2nd International Seminar on Education 2017 Empowering Local Wisdom on Education for Global Issue Batusangkar, 12. Retrieved from http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/proceedings/article/viewFile/898/819

Siswatibudi, H., Paramastri, I., & Lazuardi, L. (2016). Facebook Messenger Sebagai Media Promosi Kesehatan Reproduksi Remaja Studi di SMP Muhammadiyah Depok Sleman Yogyakarta. Permata Indonesia, 7, 10–25. Retrieved from http://www.permataindonesia.ac.id/wpcontent/uploads/2016/08/02.-Jurnal-PI_Harpeni.pdf

Smailhodzic, E., Hooijsma, W., Boonstra, A., & Langley, D. J. (2016). Social media use in healthcare: A systematic review of effects on patients and on their relationship with healthcare professionals. BMC Health Services Research, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12913-016-1691-0

Soliha, S.F. (2015). Tingkat ketergantungan pengguna media sosial dan kecemasan sosial. Jurnal Interaksi, 4(1): 1-10.

Sujarwanto, I. (2012). Interaksi sosial antar umat beragama (studi kasus pada masyarakat Karangmalang Kedungbanteng Kabupaten Tegal). Journal of Educational Social Studies, 1(2): 61-65

Ventola, C. L. (2014). Social Media and Health Care Professionals: Benefits, Risks, and Best Practices. P&T, 39(7), 491–500. Retrieved from http://www.permataindonesia.ac.id/wpcontent/ uploads/2016/08/02.-Jurnal-PI_Harpeni.pdf

Yahaya, A., Latif, J. S., Hasyim, S., & Boon, Y. (2006). Psikologi Sosial Alam Remaja. Selangor, Malaysia: PTS Professional Publishing Sdn, Bhd.




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v5i2.1884

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

  

      

UNIVERSITAS BUNDA MULIA PRESS
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
Lantai 3 Ruang Pascasarjana - Universitas Bunda Mulia
Jl. Lodan Raya No. 2, Ancol – Jakarta Utara 14430, Indonesia
Telp: +62 21 692 9090 ext.1317
Email: bricolage@ubm.ac.id; bricolage.mikom@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats