SATRIO PININGIT ; BUDAYA POLITIK DIANTARA PRIMORDIALISME DAN DEMOKRASI

Elly Yuliawati

Abstract


Abstrak

Satrio piningit adalah keniscayaan, sebagian dari serat yang di buat oleh R.Ng. Ronggowarsito menjadi kenyataan dalam anggapan sebagian besar masyarakat di tanah jawa. Dari wacana budaya pada masanya bergeser menjadi wacana politik dalam konteks kekinian. Satrio piningit yang sedianya adalah penyelamat suci bangsa nusantara untuk menuju kemakmuran masuk kedalam primordial Jawa dalam konteks politik.

Fokus bahasan makalah ini adalah mengenai fenomena satrio piningit yang selalu menjadi pembicaraan masyarakat Indonesia khususnya suku Jawa setiap lima tahun sekali menjelang pemilihan presiden RI. Salah satu yang diangkat adalah benarkah satrio piningit merupakan utusan Tuhan atau agitasi politik primordialisme. Penulis mencoba menganalisa apakah konsep satrio piningit masih relevan dengan kondisi demokrasi modern saat ini.

 

Kata Kunci : Satrio Piningit, Budaya Politik, Primordialisme dan Demokrasi.


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v1i02.1630

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

      

UNIVERSITAS BUNDA MULIA PRESS
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
Lantai 3 Ruang Pascasarjana - Universitas Bunda Mulia
Jl. Lodan Raya No. 2, Ancol – Jakarta Utara 14430, Indonesia
Telp: +62 21 692 9090 ext.1317
Email: bricolage@ubm.ac.id; bricolage.mikom@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats