THE POTENTIAL OF THE DEVELOPMENT OF THE PECINAN GLODOK AREA OF NINE PLACES AS A CULTURAL TOURISM IN CHINA

Rianto Rianto

Abstract


Glodok China Town area is one of the majority ethnic Chinese populations. Glodok Chinatown is also one of the important trade and economic centers in Jakarta. This area is thick with Chinese values and culture from building architects and, the life of the Chinese people who live with trading reason to this day in this area.

This research was carried out starting at the 2571 Cap Go Meh Festival in 2020 which was held at Pancoran China Town. Researchers conducted descriptive qualitative research and in the collection techniques conducted were interviews, observation and documentation. Interviews were conducted by interviewing several informants such as local government, business actors, tourists and the community. This research aims to get to know the Glodok Petak Sembilan Chinatown area and to know various views and evaluations of informants about this area.

The government, business actors, the community and tourists agree and support the making of the Glodok Petak Sembilan Chinatown as Chinese cultural tourism in Jakarta. The positive impact is that the presence of tourists is able to enliven the area and make the area better known by the wider community and help the economy of the business community surrounding the area. However, the negative impact found was a traffic jam or lack of traffic order. With the high interest of tourist arrivals, the parking facilities provided are inadequate with existing tourists, this is also one of the causes of lack of orderly traffic in this region.


Keywords


Petak Sembilan Glodok Chinatown, Cultural Tourism, Tourism Attraction, Impacts, Qualitative, Descriptive.

Full Text:

PDF

References


Abdillah, A. B., Hamid, D., & Topowijono. (2016). Dampak Pengembangan Pariwisata Teradap Kehidupan Masyarakat Lokal Di Kawasan Wisata (Studi Pada Masyarakat Sekitar Wisata Wendit, Kabupaten Malang) . Jurnal Administrasi Bisnis , 75

Asriandy,I.(2016) Strategi Pengembangan Objek Wisata Terjun Bissapu di Kabupaten Bantaeng. . Jurnal Onine Universitas Hasanuddin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Oktosilva,A.(2018) Strategi Dinas Pariwisata Dalam Pengembangan Pariwisata di Tana Toraja. Jurnal Onine Universitas Hasanuddin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Damiasih, & Kusdarwati, H. (2016). Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Ke Sentra Industri Batik Di Lendah Kulon Progo Yogyakarta. Kepariwisataan Jurnal Ilmiah .

Dwisaputra, M. (2017). Motivasi Pengunjung Ke Kota Wisata Bukittinggi Sumatera Barat. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau .

Hastanto, M. R. (2016). Potensi Wisata Budaya Di Kampung Bandarsebagai Ikon Wisata Kota Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau.

Hermawan, H. (2016). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata Bina Sarana Informatika , 107.

Khotimah, K., Wilopo, & Hakim, L. (2017). Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Budaya (Studi Kasus Pada Kawasan Situs Trowulan Sebagai Pariwisata Budaya Unggulan Di Kabupaten Mojokerto). Jurnal Administrasi Bisnis , 52.

Kristiana, Y., Suryadi, M. T., & Sunarya, S. R. (2018). Eksplorasi Potensi Wisata Kuliner Untuk Pengembangan Pariwisata Di Kota Tangerang. Jurnal Khasanah Ilmu , 19.

Kurnia, K. F. (2019). Pengaturan Penyelenggara Keparaiwisataan Dalam Perspektif Negara Kesejahteraan. Jurnal Hukum Doctrinal , 909.

Maulia, R. (2015). Wisata Budaya Dalam Tradisi Tenun Di Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau

Mousavid, S. S., Doratli, N., Mousavi, S. N., & Moradiahari, F. (2016). Defining Cultural Tourism . International Conference On Civil, Architecture And Sustainable Development , 74.

Muchtar, K., Koswara, I., & Setiaman, A. (2016). Komunikasi Antar Budaya Dalam Perspektif Antropologi. Jurnal Ilmu Komunikasi , 113.

Najmi, N., & Amri, N. (2016). Periodisasi Mossec Dalam Perkembangan Tata Ruang Kawasan Destinasi Pariwisata Kepulauan Di Pulau Batam. The Lost World , 16.

Nugraheni,D.,& Yusman,F.(2013) Kajian Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Suwuk Kabupaten Kebumen Ditinjau dari Segi Pengelolaan dan Pemasarannya. Jurnal Teknik IPWK,113.

Oessella. (2015). Perancangan buku ilustrasi pecinan glodok. Tanggerang: Universitas Multimedia Nusantara.

Paul, K. M., Pasoreh, Y., & Grace J. Waleleng, S. (2017). Eranan Duta Pariwisata Randa Kabilasa Dalammempromosikan Potensi Wisata Kota Palu. Acta Diurna Komunikasi , 11

Putri, A. P. (2019). Analisis Perkembangan Industri Pariwisata Dan Perubahan Nilai Budaya Pada Kelurahan Ubud Kabupaten Gianyar. Jurnal Administrasi Bisnis , 11.

Sabda Elisa Priyanto, M. (2016). Dampak Perkembangan Pariwisata Minat Khusus Snorkeling Terhadap Lingkungan: Kasus Destinasi Wisata Karimunjawa. Jurnal Kepariwisataan , 15-16.

Setyawan, S. (2005). Konteks Budaya Etnik Tionghoa dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Balai Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta. BENEFIT,166

Simangunsong, T. L., & Soesanti, A. (2018). Penerapan Community Based Tourism (Cbt) Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Desa Duyung,Trawas, Mojokerto. University Of Surabaya Repository .

Suhendroyono, & Novitasari, R. (2016). Pengelolaan Wisata Alam Watu Payung Sebagai Ikon Wisata Berbasis Budaya Di Gunungkidul Yogyakarta. Kepariwisataan Jurnal Ilmiah , 45.

Supriadi, Arisetyawan, A., & Tiurlina. (2016). Mengintegrasikan Pembelajaran Matematika Berbasis Budaya Banten Pada Pendirian SD Laboratorium Upi Kampus Serang. Mimbar Sekolah Dasar 4.

Suryadana,M.L & Octavia,V. (2015 )Pengantar Pemasaran Pariwisata, Alfabeta. Bandung.

Utama, I. G., & Junaedi, W. R. (2018). Motivasi Wisatawan Mengunjungi Desa Wisata Blimbingsari, Jembrana, Bali. Jurnal Kajian Bali , 168-170.

Wimeina, Y., & Riesa, R. M. (2018). Identifikasi Kekuatan Dan Kelemahan Potensi Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai Untuk Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata. Polibisnis , 59.

Yachya, A. N., Wilopo, & M. K. (2016). Pengelolaan Kawasan Wisata Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Cbt (Community Based Tourism) (Studi Pada Kawasan Wisata Pantai Clungup Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Bisnis .




DOI: http://dx.doi.org/10.30813/.v7i1.2633

Refbacks

  • There are currently no refbacks.